KULIAH BAHAN ALAM I
KLIPING TENTANG FITOFARMAKA, JAMU, DAN OBAT
HERBAL TERSTANDAR
DISUSUN
O
L
E
H
OKTAVIA ANDRIANI
11.01.01.083
S 1 – REGULER B
DOSEN PEMBIMBING :
EMA RATNASARI M.Farm, Apt.
SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI BHAKTI PERTWI
PALEMBANG
TAHUN AJARAN 2013
KATA PENGANTAR
Hal yang akan disampailakan dalam keliping ini
tentunya pembahasan tentang pengetian dari FITOFARMAKA, JAMU, DAN OBAT HERBAL
TERSTANDAR namun juga akan disertakan dengan contoh dan logo – logo tentang
obat-obat tersebut. Kemudian akan dilampirkan contoh tentang masakan khas
daerah yang menggunakan bahan – bahan dasar obat yang dapat dijadikan bahan
baku pembuatan obat, tentunya penulis mengucapkan syukur kepada – NYA dan
memohon maaf jika dalam penulisan kliping ini belum mencukupi tentunya
dikedapannya akan dilakukan perbaikan dalam penulisan. Semoga kliping ini
bermanfaat bagi para pembaca.
Palembang, MARET 2013
Oktavia andriani
Pada bab ini kita akan membahas secara
singkat tentang pengertian dari FITOFARMAKA, OBAT HERBAL TERSTANDAR,
DAN JAMU.
FITOFARMAKA
Apa sih Fitofarmaka itu….?
Fitofarmaka merupakan sediaan obat bahan alam
yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji
praklinik dan uji klinik, bahan baku dan produk jadinya telah distandarisasi.
Salah satu syarat agar suatu calon obat dapat dipakai dalam praktek kedokteran
dan pelayanan kesehatan formal (fitofarmaka) adalah jika bahan baku tersebut
terbukti aman dan memberikan manfaat klinik.
Syarat fitofarmaka yang lain adalah :
Ø Klaim khasiat dibuktikan secara
klinik
Ø Menggunakan bahan baku terstandar
Ø Memenuhi persyaratan mutu.
Untuk membuktikan keamanan dan manfaat ini,
maka telah dikembangkan perangkat pengujian secara ilmiah yang mencakup :
Ø uji farmakologi (pembuktian efek
atau pengaruh obat),
Ø uji toksikologi (pembuktian syarat
keamanan obat secara formal),
Ø uji klinik (manfaat pencegahan dan
penyembuhan penyakit atau gejala penyakit).
Uji klinik merupakan uji yang dilakukan pada
manusia, setelah pengujian pada hewan (pra-klinik). Uji klinik pada manusia
baru dapat dilakukan jika syarat keamanan diperoleh dari pengujian toksisitas
pada hewan serta syarat mutu sediaan memungkinkan untuk pemakaian pada manusia.
Pengujian klinik calon obat pada manusia
terbagi dalam beberapa fase yaitu :
Fase
I :Dilakukan pada sukarela sehat
untuk melihat apakah efek farmakologi, sifat farmakokinetik yang diamati pada
hewan juga terlihat pada manusia. Pada fase ini ditentukan hubungan dosis
dengan efek yang ditimbulkan dan profil farmakokinetik obat pada manusia.
Fase II :Dilakukan
pada kelompok pasien secara terbatas (100-200 pasien) untuk melihat
kemungkinan penyembuhan dan pencegahan penyakit. Pada fase ini rancangan
penelitian masih dilakukan tanpa kelompok pembanding (kontrol), sehingga belum
ada kepastian bukti manfaat terapetik.
Fase III :Dilakukan
pada pasien dengan rancangan uji klinik yang memadai,memakai kontrol sehingga
didapat kepastian ada tidaknya manfaat terapetik.
Fase IV : Pemantauan pasca pemasaran (surveilan
post marketing) untuk melihat
kemungkinan terjadinya efek samping yang tidak
terkendali pada waktu pengujian pra klinik atauklinik fase 1 , 2 , 3.
Di bagian ini kita akan membahas contoh dari
fitofarmaka tetapi sampai saat ini, di Indonesia sendiri telah terdapat lima
macam fitofarmaka yang telah terdaftar, salah satunya adalah :
Nodiar (dari Kimia Farma)
Nodiar memiliki khasiat sebagai anti diare nonspesifik.
Fitofarmaka ini mengandung Attapulgite 300 mg, ekstrak Psidii folium
(daun jambu biji) 50 mg, dan ekstrak Rhizoma Curcuma domesticae (rimpang
kunyit) 7,5 mg.
Dosis yang digunakan adalah 2 kapsul sesudah
buang air besar, maksimal 3x sehari.
Nah gimana sih jika kita uji
dengan hewan….?
Jika dosis sebanyak 2 kapsul dikonversikan ke dosis
hewan uji berupa tikus dengan berat 200 g, maka: dosis=(70 kg)/(60 kg)×715
mg×0,018=15,015 mg/200g tikus. =0,075 mg/gBB tikus. Jika diketahui berat tikus
adalah 210 g, maka dosisnya menjadi: dosis=(0,075 mg)⁄g×210 g=15,75 mg
kapsul=(15,75 mg)/(357,5 mg)×1 kapsul=0,044 kapsul Jadi, dosis 15,75 mg setara
dengan 0,044 kapsul. Maka, tikus dengan berat 210 g memerlukan 0,044 kapsul.
Bahan dasar fitofarmaka Nodiar apa
sih..?
Daun jambu biji merupakan komposisi utama pada
fitofarmaka ini karena berdasarkan pengalaman empiric, tanaman ini dapat
menghentikan diare. Dosis empiriknya sebanyak 9 lembar daun jambu biji dibuat
infusa bersama dengan kunyit sebanyak 1 jari, 4 butir biji kedawung
(disangrai), 4 g rasuk angin, 110 ml air. Diminum 2 kali sehari, yaitu pagi dan
sore. Setiap kali minum 100 ml, dan diulang selama 4 hari. Berdasarkan
penelitian, daun jambu biji mengandung total minyak 6% dan minyak atsiri
0,365%; 3,15% resin; 8,5% tannin, dan lain-lain.
Mengapa minyak astiri itu
penting…?
Komposisi utama minyak atsiri yaitu pinene
limonene, menthol, terpenyl acetate, isopropyl alcohol, longicyclene,
caryophyllene, bisabolene, caryophyllene oxide, copanene, farnesene, humulene,
selinene, cardinene dan curcumene. Minyak atsiri dari daun jambu biji juga
mengandung nerolidiol, sitosterol, ursolic, crategolic, dan guayavolic acids.
Selain itu juga mengandung minyak atsiri yang kaya akan cineol dan empat
triterpenic acids sebaik ketiga jenis flavonoid yaitu; quercetin, 3-L-4-4-
arabinofuranoside (avicularin).
Kuersetin menunjukkan efek antibakteri dan
antidiare dengan mengendurkan otot polos usus dan menghambat kontraksi usus.
Berdasarkan studi mengenai ekstrak daun jambu biji, adanya kuersetin dapat
menghambat pelepasan asetilkolin di saluran cerna.
Kita lanjut kepengertian obat
herbal terstandar yuk…
OBAT HERBAL TERSTANDAR
Obat Herbal Terstandar (OHT) merupakan sediaan
obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah
dengan uji praklinik dan bahan bakunya telah di standarisasi. OHT memiliki
grade setingkat di bawah fitofarmaka. OHT belum mengalami uji klinis, namun
bahan bakunya telah distandarisasi untuk menjaga konsistensi kualitas
produknya.
Uji praklinik dengan hewan uji, meliputi uji
khasiat dan uji manfaat, dan bahan bakunya telah distandarisasi.
Ada lima macam uji praklinis yaitu :
Ø uji eksperimental in vitro,
Ø uji eksperimental in vivo,
Ø uji toksisitas akut,
Ø uji toksisitas subkronik,
Ø uji toksisitas khusus.
Uji toksisitas akut bertujuan mencari besarnya
dosis tunggal yang membunuh 50% dari kelompok hewan coba (LD50). Pada tahap ini
sekaligus diamati gejala toksik dan perubahan patologik organ pada hewan yang
bersangkutan. Sedangkan uji toksisitas jangka panjang (subkronik dan kronik),
bertujuan meneliti efek toksik pada hewan coba setelah pemberian obat ini
secara teratur dalam jangka panjang dan dengan cara pemberian seperti pada
pasien nantinya. Lama pemberian bergantung pada lama pemakaian nantinya pada penderita.
Penelitian toksisitas jangka panjang meliputi penelitian terhadap system
reproduksi termasuk teratogenisitas dan mutagenisitas, serta uji
ketergantungan.
Walaupun uji farmakologi-toksikologik pada
hewan ini memberikan data yang berharga, ramalan tepat mengenai efeknya pada
manusia belum dapat dibuat karena spesies yang berbeda tentu berbeda pula jalur
dan kecepatan metabolisme, kecepatan ekskresi, sensitivitas reseptor, anatomi,
atau fisiologinya.
Terus apa sih kriteria OHT yang
benar..?
Kriteria obat terstandar lainnya antara lain
adalah :
Ø Aman,
Ø Klaim khasiat dibuktikan secara
ilmiah atau pra-klinik,
Ø Bahan baku yang digunakan,
Ø Telah mengalami standarisasi,
Ø Memenuhi persyaratan mutu.
Hebatnya sekarang…
Di Indonesia telah terdapat kurang lebih 17
macam OHT, salah satunya yang memiliki kandungan hampir sama dengan Nodiar
adalah Diapet. Sama seperti Nodiar, Diapet memiliki khasiat sebagai anti
diare. OHT ini dapat memadatkan feces yang cair, sekaligus mengatasi rasa
mulas. Obat ini memiliki kandungan Psidii folium 144 mg, Curcumae
domesticae rhizome (rimpang kunyit) 120 mg, Coicis semen 246 mg, Chebulae
fructus 48 mg, dan Granati pericarpium 42 mg. Daun jambu biji atau Psidii
folium diduga menjadi kandungan utama dalam formulasi obat ini.
Sumber lain menyebutkan bahwa zat yang berperan
sebagai antidiare dalam daun jambu biji adalah tanin. Dalam penelitian terhadap
daun kering jambu biji yang digiling halus, diketahui kandungan taninnya sampai
17,4%. Makin halus serbuk daunnya, makin tinggi kandungan taninnya. Senyawa itu
bekerja sebagai astrengent, yaitu melapisi mukosa usus, khususnya usus besar.
Tanin juga menjadi penyerap racun dan dapat menggumpalkan protein.
Gimana sih cara pemanfaatannya….
Untuk memanfaatkan jambu biji sebagai obat
diare dapat dilakukan dengan merebus 15 - 30 g daun kering jambu biji dalam air
sebanyak 150 - 300 ml. Perebusan dilakukan selama 15 menit setelah air
mendidih. Hasil rebusan disaring dan siap untuk diminum sebagai obat diare.
Bila ingin memanfaatkannya dalam bentuk segar, diperlukan 12 lembar daun segar,
dicuci bersih, ditumbuk halus, ditambah ½ cangkir air masak dan garam
secukupnya. Hasil tumbukan diperas, disaring, lalu diminum. Supaya terasa enak,
ke dalamnya bisa ditambahkan madu.
Menurut informasi yang tertera pada kemasan,
Diapet memiliki dosis dua kapsul dalam sekali pakai. Setiap tablet berat
komposisinya adalah 600 mg.
Bila diujikan pada hewan uji…?
Bila dosis 2 tablet tersebut dikonversikan ke
dosis hewan uji berupa tikus, dengan faktor konversi dari dosis manusia dengan
berat 70 kg, ke dosis tikus dengan berat 200 g sebesar 0,018 maka dosisnya
menjadi: (70 kg)/(60 kg)×1200 mg×0,018=25,2 mg/200 gBB tikus = 0,1275 mg/gBB
tikus. Apabila diketahui berat badan tikus sebesar 210 g, maka: dosis=(0,1275
mg)⁄g×210 g=26,775 mg kapsul=(26,775 mg)/(600 mg)×1 kapsul=0,045 kapsul. Jadi,
dosis 26,775 mg setara dengan 0,044 tablet, sehingga tikus dengan
berat 210 g memerlukan 0,045 kapsul.
Udah mulai ngerti ..? sekarang
lanjut kebagian JAMU…
JAMU
Jamu adalah sediaan bahan alam yang khasiatnya
belum dibuktikan secara ilmiah, namun khasiat tersebut dipercaya oleh orang
berdasarkan pengalaman empiric. Dalam sediaan jamu, bahan baku yang digunakan
pun belum mengalami standarisasi karena masih menggunakan seluruh bagian
tanaman.
Kriteria jamu antara lain adalah sebagai
berikut:
Ø Aman
Ø Klaim khasiat dibuktikan secara
empiris
Ø Memenuhi persyaratan mutu.
Nih salah satu contoh obat…
Jumlah produk jamu di Indonesia mencapai
ribuan, salah satunya adalah ProRhoid. Produk jamu ini memiliki
kandungan yang hampir sama dengan Nodiar dan Diapet, yaitu mengandung Curcuma
domestica rhizome (rimpang kunyit) sebanyak 750 mg.
Selain itu, bahan-bahan yang terkandung dalam
ProRhoid adalah Grapthophyllum pictum folium (daun ungu) 750 mg, dan
Centella asiatica herb (pegagan) 1000 mg. Karena jumlahnya paling banyak,
kemungkinan kandungan utamanya adalah Centella asiatica (pegagan). ProRhoid
memiliki khasiat untuk meringankan wasir.
Pegagan memiliki kandungan asiaticoside.
thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid,
brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol, centelloside, carotenoids,
hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium,
magnesium, kalsium dan besi. Penggunaan pegagan secara empiric sebagai obat
wasir adalah dengan merebus 3-4 pohon pegagan dengan 2 gelas air selama 5 menit
lalu diminum.
Dosis proRhoid yang digunakan dalam 1x pakai
adalah dua kapsul pada awal pemakaian, selanjutnya satu kali pakai, satu
kapsul. Setiap kapsul proRhoid mengandung 1 g herba pegagan. Apabila dibutuhkan
dosis sebanyak 2 kapsul, maka herba pegagan yang akan masuk ke dalam tubuh
adalah 2 g.
Pada hewan …
Jika dikonversikan ke dosis hewan uji berupa
tikus, maka: dosis=(70 kg)/(60 kg)×2 g×0,018=(0,042g)⁄(200gBB) tikus =(0,00021
g)⁄gBB tikus. Apabila diketahui berat tikus adalah 210 g, maka:
dosis= (0,00021 g)⁄(gBB )×210 g=0,0441 g tablet=(0,0441 g)/(1 g)×1 tablet=0,0441
tablet.Jadi, dosis 0,0441 gram setara dengan 0,0441 tablet, sehingga tikus
dengan berat 210 memerlukan 0,0441 tablet.
Setelah kita bahas secara singkat
tentang FITOFARMAKA, OBAT HERBAL TERSTANDAR, DAN JAMU sekarang kita liat contoh
– contoh obat berserta khasiatnya masing – masing.
Apa aja ya contohnya….
CONTOH OBAT DAN KHASIAT FITOFARMAKA
Nodiar /tablet : untuk pengobatan diare
nonspesifik
Nodiar® Kimia
Farma
Isi tiap tablet mengandung :
Attapulgite …………………….. 300 mg
Psidii Folium Extract ……… ……. 50 mg
Curcuma domestica Rhizoma Extract …. 7.5 mg
Isi tiap tablet mengandung :
Attapulgite …………………….. 300 mg
Psidii Folium Extract ……… ……. 50 mg
Curcuma domestica Rhizoma Extract …. 7.5 mg
Indikasi : untuk pengobatan diare
nonspesifik
Rheumaneer /kapsul : untuk pengobatan nyeri sendi
ringan sampai sedang
Komposisi:
Curcumae domesticae Rhizoma 95 mg
Zingiberis Rhizoma ekstrak 85 mg
Curcumae Rhizoma ekstrak 120 mg
Panduratae Rhizoma ekstrak 75 mg
Retrofracti Fructus ekstrak 125 mg
Curcumae domesticae Rhizoma 95 mg
Zingiberis Rhizoma ekstrak 85 mg
Curcumae Rhizoma ekstrak 120 mg
Panduratae Rhizoma ekstrak 75 mg
Retrofracti Fructus ekstrak 125 mg
Indikasi: mebantu mengurangi nyeri
persendian.
Stimuno® Dexa
Medica
Komposisi:
Komposisi:
Tiap 5 ml Stimuno Sirup mengandung ekstrak
Phyllanthus niruri 25 mg. Tiap kapsul Stimuno mengandung Phyllanthus niruri 50
mg
Indikasi: Membantu memperbaiki dan
meningkatkan daya tahan tubuh
x-gra /kapsul : untuk disfungsi
ereksi dengan atau tanpa ejakulasi dini
Tiap kapsul berisi:
Ekstrak Ganoderma lucidum 150 mg
Ekstrak Eurycomae radix 50 mg
Ekstrak Ginseng 30 mg
Ekstrak Retrofracti fructus 2,5 mg
Royal jelly 5 mg
Ekstrak Ganoderma lucidum 150 mg
Ekstrak Eurycomae radix 50 mg
Ekstrak Ginseng 30 mg
Ekstrak Retrofracti fructus 2,5 mg
Royal jelly 5 mg
Indikasi: Meningkatkan stamina dan
kesegaran tubuh, membantu meningkatkan stamina pria, membantu mengatasi
disfungsi ereksi dan ejakulasi dini.
Tensigard agromed /kapsul : untuk menurunkan tekanan darah
sistolik/diastolik pada hipertensi ringan hingga sedang
Komposisi tiap kapsul berisi:
Ekstrak Apii herba 92mg
Ekstrak Orthosiphon folium 28mg
Ekstrak Apii herba 92mg
Ekstrak Orthosiphon folium 28mg
Indikasi: Menurunkan tekanan darah
sistolik dan diastolic
Sekarang
kita lanjutin ke contoh obat herbal terstandar ya..
CONTOH OBAT DAN KHASIAT OBAT HERBAL TERSTANDAR
Diapet ® SOHO, OHT diare (mencret)
Komposisi tiap tablet
mengandung :
Ekstrak Psidi folium 23,5
%
Ekstrak Curcumae domesticae
rhizoma 12,5 %
Ekstrak Coix lacrima jobi
semen 18
%
Ekstrak Phellodenri radix 23
%
Ekstrak Coptidis
rhizoma 23
%
Indikasi :
Mengobati mencret dan memadatkan kembali feces yang cair, Mengatasi rasa
mulas (hindari makan / minuman yang asam dan pedas selama belum sembuh)
Dosis : Dewasa
dan anak-anak : 2-3 x sehari 2 kapsul ; untuk penyembuhan diare akut : 2 x 2
kapsul.
Fitolac ® Kimia Farma, OHT laktagoga (pelancar
ASI)
Komposisi isi tiap kaplet
mengadung :
Ekstrak daun katuk 300 mg
setara dengan 9 g daun segar
Indikasi :
Memperbnayak dan memperlancar air susu ibu (ASI).
Perhatian :
Pemebrian ASI sebaiknya dilanjutkan sampai anak berumur 24 bulan dan sangat
bermanfaat untuk mempertahankan dan meningakatkan daya tahan tubuh anak
terhadap infeksi.
Dosis :
3 x sehari 1-2 kaplet.
Prouric ®, Indofarma OHT anti rematik (asam urat )
Komposisi isi tiap kaplet
mengandung :
Ekstrak Andrographis
paniculata 600 mg
Ekstrak Curcuma xanthorrhiza 240
mg
Ekstrak Sonchus anversis 475
mg
Ekstrak Piper nigrum 200
mg
Ekstrak Cyperus rotundus 220
mg
Indikasi : Menghilangkan
kelbihan asam urat
Dosis :
2 x sehari 2 kapsul sesudah makan.
Irex Max ® Bintang Toedjoe, OHT lemah syahwat
(impoten - aphrodisiaka)
Komposisi tiap shacet
mengandung :
Ekstrak Yohimbe bark 100
mg
Ekstrak Muira puama 100
mg
L – arginn HCl 700
mg
Ekstrak Ginseng 100
mg
Madu 100
mg
Indikasi :
Meningkatkan stamina pria
Dosis :1
shacet diminum beberapajam sebelum efek yang diinginkan, sebaiknya diminum
sesudah makan.
Lelap ® Soho (Obat tidur )
Komposisi tiap tablet
mengandung :
Valenriace radix 38,46
%
Myristicae semen 17,69
%
Eleuthrogingseng radix 15,38
%
Polygalae radix 20,77
%
Indikasi :
meningkatkan kualitas tidur, membuat tidur lebih pulas
Dosis :
1-2 kaplet diminum ½ jam sebelum tidur
Udah
dapet contoh fito farmaka dan OHT sekrang kita masuk kedunia JAMU....
CONTOH OBAT DAN KHASIAT JAMU
Jamu sesak nafas (53AP) Air
Mancur
Komposisi :
Patikan kebo (Hirtae
Herba) 15 %
Temulawak (Curcumae rhizoma) 20 %
Kencur ( Kaempferiace rhizoma ) 15 %
Jahe (Zingiberis rhizoma ) 20 %
Khasiat : Mencegah dan mengobatipenyakit sesak nafas (asma, bengek,
mengi), batuk – batuk, dengan mengluarkan lendir.
Cara pemakaian :
Diminum setiap hari 2-3 x @ 1 bungkus
Jamu tujuh angin (16A) Air
Mancur
Komposisi :
Biji kedaung (Parkie semen) 20 %
Buah kapulago (Amioni
fructus) 8 %
Buah Adas (Foeniculi fructus) 10 %
Temulawak (Curcumae rhizoma) 10 %
Lengkuas (Languatis rhizoma) 10 %
Jahe (Zingiberis rhizoma) 20 %
Bangle ( Zingiberis purpurei
rhizoma) 10 %
Khasiat : Mencegah dan mengobatimasuk angin dengan gejala - gejala
demam ( meriang, greges - greges) pusing, muntah, berkeringat, suhu
badan naik dan mata berkunang – kunang.
Cara pemakaian :
diminum 2 x sehari @ 1 bungkus sampai sembuh.
Jamu Buyung Upik PT.Industri
jamu Cap Jago
Komposisi :
Curcumae rhizoma 400 mg
Zingebris aromaticae rhizoma 500 mg
Myristicae semen 50 mg
Burmanni cortex 50 mg
Psidium guajava fructus 100 mg
Bahan – bahan
lain 7.300 mg
Khasiat : Untuk mambantu memperbaiki
nafsu makan, merdakan masuk angin , meredakan perut kembung, meringankan
gangguan susah tidur, memelihara kesehatan badan.
Cara pemakaian : Dapat dimakan
langsung atau disedu idengan 3-5 sendok air matan panas / dingin 2 – 3 x sehari
Anak umur 3 - 6 tahun : ½
bungkus
Anak umur 7 – 12 tahun : 1
bungkus
Jamu
pegel linu (11A) Air Mancur
Komposisi
:
Lada
hitam (Pipres nigri
fruktus) 4 %
Buah
mungsi (Copitici
fruktus) 4
%
Rimpang
temu kunci (Boesenbrigae
rhizoma) 8
%
Kunyit
(Curcumae domesticae
rhizoma) 20
%
Lengkuas
(Languatis
rhizome) 20
%
Lempuyang
wangi (Zingiberia aromatic
rhizoma) 4
%
Khasiat : Untuk menghilangkan pegel linu,letih lesu setelah bekerja atau berolah
raga, agar badan sehat dan segar.
Cara
pemakaian : Diminum seminggu 3 – 4 x @ 1 bungkus. Bila perlu setiap hari 2 x @
1 bungkus.
Jamu
sehat lelaki (1E) Air Mancur
Komposisi
:
Lengkuas
(Languatis
rhizome) 20
%
Temulawak
(Curcumae rhizoma) 18
%
Lempuyang
wangi (Zingiberia aromatic
rhizoma) 14 %
Jahe
(Zigiberis
rhizoma) 10
%
Buah
mungsi (Copitici
fruktus) 4
%
Lada
hitam (Pipres nigri
fruktus) 4 %
Cabe
jawa (Retrofraciti
fructus) 4 %
Biji
pala (Myristicae
semen) 2 %
Khasiat : Menambah daya tahan tubuh,
sehingga tetap sehat, segar dan waet muda sekaligus memperbaiki pencernaan.
Cara
pemakaian : diminum 1 minggu 2 – 3 x sekali minum @ 1 bungkus.
Contoh
masakan khas dari SURABAYA :
LAPIS SURABAYA
Bahan Cake Putih:
24 butir kuning telur
4 butir putih telur
300 gram gula halus
2 sendok teh cake emulsifier (SP)
12 sendok makan terigu
2 sendok makan tepung maizena
400 gram mentega, kocok lembut
Bahan Coke Cokelat:
12 butir kuning telur
2 butir putih telur
150 gram gula halus
1 sendok teh cake emulsifier (SP)
4 sendok makan terigu
4 sendok makan cokelat bubuk
1 sendok makan tepung maizena
400 gram mentega, kocok lembut
Olesan:
200 gram selai strawberry
Cara Membuat Resep Masakan Lapis Surabaya:
Siapkan 3 buah Loyang ukuran 22×22 cm, alasi
dengan kertas roti, olesi dengan mentega. Sisihkan.
Cake putih: Kocok kuning telur, putih telur,
gula halus hingga lembut. Masukkan cake emulsifier, kocok kembali hingga
mengembang.
Tambahkan terigu, tepung maizena. Aduk-aduk
hingga rata.
Masukkan mentega, aduk rata. Tuang adonan ke
dalam 2 buah Loyang
Oven 180° Celcius, 30 menit. Angkat, sisihkan.
Cake Cokelat: kocok kuning telur , putih telur,
gula halus hingga lembut. Masukkan cake emulsifier, kocok kembali hingga
mengembang.
Masukkan terigu, cokelat bubuk, tepung maizena.
Aduk hingga merata, masukkan mentega, aduk rata. Tuang adonan ke dalam Loyang,
oven 180° Celcius, 30 menit. Angkat
Ambil 1 buah cake putih, olesi dengan selai
strawberry, tumpuk dengan cake cokelat, olesi kembali dengan selai strawberry.
Tumpuk kembali dengan cake putih. Potong â€" potong, sajikan.
Hasil : 20 Potong
Bahan :
Ayam petelur afkir,
1 ekor, belah jadi 2 bagian, bersihkan
Air, 5 liter
Garam, secukupnya
Serai, 3 batang, memarkan
Daun jeruk, 6 lembar
Lengkuas,
3 ruas jari, digeprek
Jahe, 1 ruas jari, digeprek
Daun bawang, 3 batang, iris tipis
Minyak goreng untuk menumis, secukupnya
Bumbu Halus :
Bawang merah, 10 siung
Bawang putih, 6 siung
Kunyit, 1 buah
Lada bubuk, 1 sendok teh
Bahan Pelengkap :
Kol, 250 gram, rajang kasar
Soun, 200 gram, secukupnya, rendam dalam air
panas, tiriskan
Koya secukupnya
Bahan Koya :
Kerupuk udang, 100 gram
Bawang putih goreng, 3 sendok makan
Cara memasak Soto Ayam Surabaya :
Rebus ayam dalam air selama 2 jam dengan api
sedang hingga empuk, angkat dan pisahkan ayam dari kaldunya. Lalu goreng ayam
hingga kuning kecoklatan, angkat dan suwir-suwir.
Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan serai,
jahe, lengkuas, daun jeruk, masak hingga bumbu matang, angkat lalu masukkan ke
dalam kuah kaldu. Masak kembali kaldu hingga mendidih, beri garam, masak dengan
api kecil selama 1 jam, angkat.
Koya :
Haluskan kerupuk dan bawang putih goreng hingg menjadi bubuk, sisihkan.
Penyajian :
Siapkan mangkuk, lalu taruh soun, rajangan kol,
suwiran ayam, lalu siram dengan kuah soto panas, beri taburan koya.
Sajikan selagi hangat bersama nasi.
Untuk 8 porsi Soto Ayam Surabaya Ala Soto Ayam
Surabaya Kramat Jati
Untuk: 5 porsi
Bahan:
500 gr lontong, diiris-iris
500 gr tahu, digoreng, diiris-iris
kerupuk aci secukupnya
150 gr taoge
500 gr lontong, diiris-iris
500 gr tahu, digoreng, diiris-iris
kerupuk aci secukupnya
150 gr taoge
Bahan kuah:
250 gr daging berlemak
air untuk merebus daging
2 sdm minyak untuk menumis
3 sdm irisan bawang
1 ltr air kaldu dari air perebus daging
bumbu penyedap secukupnya
250 gr daging berlemak
air untuk merebus daging
2 sdm minyak untuk menumis
3 sdm irisan bawang
1 ltr air kaldu dari air perebus daging
bumbu penyedap secukupnya
Bumbu kuah yang dihaluskan
3 siung bawang putih
5 btr bawang merah
1 sdt merica
1/4 sdt pala
garam secukupnya
3 siung bawang putih
5 btr bawang merah
1 sdt merica
1/4 sdt pala
garam secukupnya
Bahan lento kedelai:
50 gr kedelai
2 siung bawang putih
5 bh cabai rawit
1 iris kencur
1 lbr daun jeruk
garam secukupnya
2 sdm putih telur
minyak untuk menggoreng
50 gr kedelai
2 siung bawang putih
5 bh cabai rawit
1 iris kencur
1 lbr daun jeruk
garam secukupnya
2 sdm putih telur
minyak untuk menggoreng
Cara membuat:
1.Kuah:
Rebus daging dalam air hingga matang buat kaldu, ambil 1liter untuk kuah, sisihkan daging yang telah matang dipotong-potong kecil, sisihkan. Panaskan minyak, tumis irisan daun bawang bersama bumbu yang telah dihaluskan.Tuang kaldu dan potongan daging, beri kecap dan bumbu penyedap, aduk rata, masak hingga mendidih. Masukan taoge, masak sebentar, angkat, lalu tiriskan, sisihkan.
Rebus daging dalam air hingga matang buat kaldu, ambil 1liter untuk kuah, sisihkan daging yang telah matang dipotong-potong kecil, sisihkan. Panaskan minyak, tumis irisan daun bawang bersama bumbu yang telah dihaluskan.Tuang kaldu dan potongan daging, beri kecap dan bumbu penyedap, aduk rata, masak hingga mendidih. Masukan taoge, masak sebentar, angkat, lalu tiriskan, sisihkan.
2.Lento kedelai :
Rebus kedelai sampai lunak sementara itu ulek
halus bawang putihm cabai rawit, kencur, daun jeruk dan garam. Tambahkan
kedelai rebus, ulek sampai halus, beri putih telur, aduk rata, lalu bentuk
bulat-bulat kecil, goring
3.Sambal bajak:
3.Sambal bajak:
Haluskan semua bahan, tumis dengan minyak
hingga matang, angkat
4. Sajikan dalam mangkuk saji tahu goreng, taoge, dan lento, tuang kuah paling atas beri kerupuk goreng.
4. Sajikan dalam mangkuk saji tahu goreng, taoge, dan lento, tuang kuah paling atas beri kerupuk goreng.
5. Hidangkan dengan sambal bajak
Gado Gado Surabaya
Bahan Sambal Kacal :
200 gr kacang tanah goreng
700 ml santan jangan terlalu kental
2 sdm tepung beras, dilarutkan dengan air dikit
(untuk pengental) Garam & gula merah secukupnya, sesuai selera.
Minyak sayur, untuk numis
Bumbu halus:
5 buah cabe merah
5 siung bawang putih, tumis sampe layu
½ sdt terasi daun jeruk purut
Bahan untuk gado gado :
Lontong Tahu goreng Tempe goreng Telur (rebus)
iris tipis2
Kerupuk udang, remas kasar
Emping goreng Sayuran:
Mentimun, kupas, iris iris
Kentang rebus kupas, iris iris
Daun selada, iris2
Taoge (matang) Bayam/kacang panjang (matang)
Cara memasak saos / bumbu kacang :
Kacang diblender dan kemudia di campur dengan
santan , aduk2 sampai rata. tumis bumbu halus sampe wangi dan matang, masukan
ke dalam rebusan saus. Rebus terus saus dengan api kecil sambil sering diaduk
samapi matang (tanda matang , bumbu saos sedikit berminyak & berkurang
volumenya), biar kental diberi 1 sdm tepung beras.
Aduk terus sampe kental dan meletup2 dan angkat.
cara penyajian :
letakkan Lontong, sayuran matang, tambahkan
selada, kentang, tahu, tempe, irisan telur rebus dan bisa juga ditambahkan
irisan timun/tomat. kemudian siram dengan bumbu saos kacang , dan tambahkan
remasan kerupuk udan dan emping, sentuhan terakhair bisa ditambahkan dengan
bawang goreng. Untuk 5 pors.
·
Resep Masakan Nusantara – Rawon Surabaya
Bahan Resep Rawon Surabaya
1/2 kg daging sapi ( lemusir ) direbus 1/2
matang
2 butir asam muda dibakar
3 cm lengkuas dimemarkan
3 cm serai dimemarkan
700 ml kaldu daging
2 batang daun bawang
5 lembar daun jeruk
Minyak goreng dan garam secukupnya.
Bumbu yang dihaluskan :
• 3 buah cabe merah buang biji
• 1 sdt terasi
• 6 buah bawang merah
• 3 siung bawang putih
• 2 sdt ketumbar bubuk
• 5 biji kluwek
• 3 cm kunyit
Cara membuat Rawon Surabaya :
Panaskan minyak goreng hingga cukup panas
kemudian tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang.
• Masukkan daging, asam bakar, serai dan lengkuas, tumis kembali hingga benar-benar harum, tambahkan kaldu.
• Teruskan memasak dengan api kecil hingga daging matang, angkat dan sajikan panas-panas dengan telur asin, sambal tauge dan kerupuk udang.
• Masukkan daging, asam bakar, serai dan lengkuas, tumis kembali hingga benar-benar harum, tambahkan kaldu.
• Teruskan memasak dengan api kecil hingga daging matang, angkat dan sajikan panas-panas dengan telur asin, sambal tauge dan kerupuk udang.
Kesimpulan
Dari hasil seluruh kliping
yang telah dibuat dapat disimpulkan bahwa baik itu FITOFARMAKA, OBAT HERBAL
TERSANDAR , DAN JAMU dibuat berdasarkan pengalaman yang secara
empiris atau turun menurun yang pada jamu di percayai sebuah tanaman tertentu
mempunyai khasiat untuk menyembuhkan suatu penyakit, lalu dilakukan pengujian
yang lebih mendalam lagi dan dikelompokkan berdasarkan pengelompokannya masing
- masing.
Dari resep – resep yang telah
disertakan bahan – bahan yang diguunakan mengandung sebagian tanaman yang
dijadikan bahan dasar obat seperti kunyit, serai, cabai, dan lain - lain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar